Tampilkan postingan dengan label BEBAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BEBAS. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 November 2015

DUNIA INDAH TANPA NARKOBA

DUNIA INDAH TANPA NARKOBA

Seperti kail sekali mencoba tidak akan bisa lepas”  begitulah tepatnya narkoba karena narkoba Cuma akan menjadi lembaran hitam dalam hidupmu dan generasi muda saat ini. Hidup bukan Cuma sekedar mimpi kosong tetapi hidup ini akan berasa lebih indah kalau kita bisa mengisi dengan hal-hal yang lebih positif dan kegiatan yang lebih berarti bukan dengan menggunakan “ Narkoba”.

Dalam hal ini saya akan membahas sekilas informasi mengenai kerentanan pemuda terhadap penyalahgunaan narkoba. Saat ini para pemuda mempunyai dorongan kuat untuk mengikuti trend dan gaya hidup “ modern” , penggunaan narkoba dipandang sebagai bagian atau ciri gaya hidup modern. Nah hal inilah yang membuat pemuda rentan terhadap penyalahgunaan narkoba.
Selain itu para pemuda juga mempunyai dorongan kuat untuk penjelajah dan perpetualangan hidup, termasuk dalam kehidupan seks dan penyalahgunaan narkoba, demikian pula dorongan untuk menikmati hidup dan kebahagiaan serta untuk tampil “macho” dan perkasa, juga membuat rentan terhadap penggunaan narkoba.
        Frustasi karena putus kuliah, putus kerja atau menggangur juga menimbulkan kerentanan pemuda untuk terlibat dalam penyalahgunaan dan pengedaran gelap narkoba. Menurut hasil penelitian juga ketergantungan rokok dan minuman keras merupakan pintu masuk kepada penyalahgunaan narkoba.
Bukan hanya itu saja ternyata kelompok pergaulan dapat berpengaruh positif atau negatif terhadap prilaku anggotanya. Pengguna narkoba akan berusaha mencari-mencari kebenaran terhadap prilakunya dari kelompoknya, karena ia bergabung dengan orang-orang yang berprilaku sama untuk memperoleh penerimaan, pembenaran, dan pengakuan. Pengguna juga membujuk, mendorong atau menekan teman-temannya untuk berprilaku yang sama.
        Lingkungan pergaulan pemuda baik dikampus perguruan tinggi, tempat kerja atau lingkungan gaul lainnya seperti kafe-kafe dapat memicu kejadian tersebut karena ketidaktahuan tentang bahaya narkoba, maka orang yang terjerumus kedalam bahaya yang tidak disadarinya bahwa sekali perbuatan tersebut dilakukannya sama artinya dengan ia telah “ menandatangani kontrak kematian sia-sia”.
        Seringkali pengetahuan tentang kesadaran akan bahaya penyalahgunaan narkoba datang terlambat. Setelah yang bersangkutan dalam keadaan kritis dan tidak dapat ditolong lagi serta dalam keadaan tidak berdaya untuk menghentikannya. Sekali masuk kedalam jerat penyalahgunaan narkoba ibarat kena lilitan gurita, tidak mungkin melepaskan diri. “ Coba sekali kamu tak akan pernah bisa kembali”  .
Janganlah kalian para generasi muda mau diperbudak narkoba hanya untuk menghapus impian hidupmu bahkan kepribadianmu. Sebenarnya perlu diingat apapun yang terjadi disekitar kita, bila kita masing-masing mencintai hidup, benar-benar beriman , meyakini adanya Yang Maha Kuasa serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri, masyarakat dan bangsa, maka penyalahgunaan narkoba dapat dicegah.

GAUL


G4UL Menurut Pandangan Islam

kata gaul dalam kamus besar bahasa indonesia berarti “hidup berteman (bersahabat)”.
Hidup berteman dengan islam adalah kewajiban bagi setiap muslim,
Kalo disimak kalimat diatas kedengarannya aneh, tapi itulah kenyataan saat ini, banyak orang islam justru tidak berteman dengan islam itu sendiri, (tanya kenapa?)
Sebagai sahabat tentunya akan mengalami susah dan senang bersama, sesuai dengan sifat dan makna sahabat itu sendiri, disini kamu akan menemui islam dari sisi yang mudah dipahami hingga ke hal-hal yang memerlukan perenungan yang mendalam, namun demikian kami akan selalu berusaha untuk mengajak para sahabat-sahabat islam bergaul dengan islam dengan bahasa yang mudah dipahami.
Banyak anak muda berusaha tampil gaul dengan berorientasi ke Barat. Padahal begitu banyak penyimpangan, nilai-nilai negatif, dan disintegrasi moral yang tidak cocok diadaptasi oleh masyarakat Timur. Pergaulan yang buruk dan teman-teman yang tidak membawa perubahan positif membuat begitu banyak anak muda terjerumus. Mereka takut dianggap cupu, culun, dan banci. Akibatnya, tren gaul ini membudaya hingga berbuah petaka.
Setelah kasus pencurian Blackberry yang memicu kematian Christopher Melky Tanujaya, juara olimpiade matematika yang sedang liburan dari sekolahnya di Singapura, juga kematian Livia Pavita Sulistio akibat aksi pencurian, pembunuhan, dan pemerkosaan di angkot, dan rentetan kasus lainnya, kini Jakarta kembali diguncang kabar tewasnya sembilan orang di Tugu Tani, Jakarta.
Sang penabrak, Afriyani Susanti, 29, sebelumnya mengonsumsi narkoba jenis sabu. Peristiwa ini menjadi sebuah peringatan, narkoba bukan hanya merusak diri sendiri, melainkan juga merugikan orang lain.
Begitu banyak anak muda lain yang terjerat dalam kungkungan narkoba karena pengaruh teman-teman mereka. Sungguh memprihatinkan memang. Dewasa ini, banyak anak muda yang harus kehilangan masa depan hanya karena narkoba. Intan, bukan nama sebenarnya, seorang mahasiswa di perguruan tinggi negeri, mengatakan, “Aku pakai drugs kalo aku lagi banyak masalah. Aku lahir di keluarga yang broken home. Drugs bisa bikin aku tenang.”
Takut ditinggalkan teman, melarikan diri dari masalah, pengakuan kejantanan, dan keinginan diakui menjadi pemicu mereka terperosok dalam jurang narkoba. Narkoba justru bukan menyelesaikan masalah, melainkan menambah dan menjadikannya lebih runyam.
Islam telah mengatur etika pergaulan remaja. Perilaku tersebut merupakan batasan-batasan yang dilandasi nilai-nilai agama.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan acuan dalam pergaulan, Sebagai seorang muslim kita harus yakin bahwa kehormatan kita harus dijaga dan dirawat, terlebih ketika berkomunikasi atau bergaul dengan lawan jenis agar tidak ada mudharat (bahaya) atau bahkan fitnah atau terjerumus kedalam perbuatan zina.
فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ
Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.” (HR. Muslim)
Oleh karena itu perilaku tersebut harus diperhatikan, dipelihara, dan dilaksanakan oleh para remaja. Perilaku yang menjadi batasan dalam pergaulan adalah :
1. Menutup Aurat
Islam telah mewajibkan laki-laki dan perempuan untuk menutup aurot demi menjaga kehormatan diri dan kebersihan hati. Aurot merupakan anggota tubuh yang harus ditutupi dan tidak boleh diperlihatkan kepada orang yang bukan mahramnya terutama kepada lawan jenis agar tidak boleh kepada jenis agar tidak membangkitkan nafsu birahi serta menimbulkan fitnah.
Aurat laki-laki yaitu anggota tubuh antara pusar dan lutut sedangkan aurat bagi wanita yaitu seluruh anggota tubuh kecuali muka dan kedua telapak tangan. Di samping aurat, Pakaian yang di kenakan tidak boleh ketat sehingga memperhatikan lekuk anggota tubuh, dan juga tidak boleh transparan atau tipis sehingga tembus pandang.
2. Menjauhi perbuatan zina 
Pergaulan antara laki-laki dengan perempuan di perbolehkan sampai pada batas tidak membuka peluang terjadinya perbuatan dosa. Islam adalah agama yang menjaga kesucian, pergaulan di dalam islam adalah pergaulan yang dilandasi oleh nilai-nilai kesucian. Dalam pergaulan dengan lawan jenis harus dijaga jarak sehingga tidak ada kesempatan terjadinya kejahatan seksual yang pada gilirannya akan merusak bagi pelaku maupun bagi masyarakat umum. Dalam Al-Qur’an Allah berfirman dalam Surat Al-Isra’ ayat 32:
“Dan janganlah kamu mendekati zina, Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk”
Dalam rangka menjaga kesucian pergaulan remaja agar terhindar dari perbuatan zina, islam telah membuat batasan-batasan dalam pergaulan antara lain :
Laki-laki tidak boleh berdua-duaan dengan perempuan yang bukan mahramnya. Jika laki-laki dan perempuan di tempat sepi maka yang ketiga adalah syetan, mula-mula saling berpandangan, lalu berpegangan, dan akhirnya menjurus pada perzinaan, itu semua adalah bujuk rayu syetan.
Dari Jarir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata,
سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ نَظَرِ الْفُجَاءَةِ فَأَمَرَنِى أَنْ أَصْرِفَ بَصَرِى.
“Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengenai pandangan yang tidak di sengaja. Maka beliau memerintahkanku supaya memalingkan pandanganku.” (HR. Muslim)
Laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim tidak boleh bersentuhan secara fisik. Saling bersentuhan yang dilarang dalam islam adalah sentuhan yang disengaja dan disertai nafsu birahi. Tetapi bersentuhan yang tidak disengaja tanpa disertai nafsu birahi tidaklah dilarang.
Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ فَإِذَا خَرَجَتِ اسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ
Wanita itu adalah aurat. Jika dia keluar maka setan akan memperindahnya di mata laki-laki.” (HR. Tirmidzi, shahih
Semua agama dan tradisi telah mengatur tata cara pergaulan remaja. Ajaran islam sebagai pedoman hidup umatnya, juga telah mengatur tata cara pergaulan remaja yang dilandasi nilai-nilai agama. Tata cara itu meliputi :…


  • Mengucapkan Salam
  •  Meminta Izin
  • Menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda
  • Bersikap santun dan tidak sombong
  • Berbicara dengan perkataan yang sopan
  • Tidak boleh saling menghina
  • Tak boleh saling membenci dan iri hati
  • Mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat
  • Selalu mengajak untuk berbuat kebaikan.
semoga Allah senantiasa menyelamatkan kita dalam kehidupan ini, terutama beratnya kehidupan pergaulan remaja saat ini yang sudah sangat riskan secara sosial dan sudah jauh dari tuntunan Agama dan budaya kita…Aamin Ya Allah Ya Mujeeb.

Mengisi Waktu Luang Agar Lebih Bermanfaat

Mengisi Waktu Luang Agar Lebih Bermanfaat

Bagi Anda yang memiliki waktu luang, tentu saja Anda akan mencari cara, sadar atau tidak sadar, untuk mengisi waktu luang Anda. Saat Anda menghabiskan waktu dengan menonton TV, itu juga cara Anda mengisinya, meski pun pilihan itu sering kali dilakukan secara tidak sadar. Tau-tau, Anda sudah menghabiskan berjam-jam waktu luang Anda “hanya” dengan menonton TV.
Jika waktu luang Anda ini lebih bermanfaat, Anda harus mengambil keputusan, waktu Anda mau digunakan untuk apa? Tanpa ketegasan mengambil keputusan, waktu luang Anda akan menguap percuma tanpa makna. Sekali Anda memapu mengambil keputusan, maka waktu luang Anda akan memberikan manfaat luar biasa.

Cara Jitu Mengisi Waktu Luang

Cara yang paling tepat dalam mengisi waktu luang itu adalah beribadah?
“Apa saya harus shalat dan dzikir terus?”
“Emangnya ibadah hanya itu?”
Ibadah itu banyak, namun kalau pun Anda shalat dan dzikir, apa salahnya? Itu adalah ibadah yang memberikan manfaat luar biasa bagi kesuksesan kita di akhirat. Jika Anda punya waktu luang di malam hari, akan lebih Anda tidur sore kemudian bangun malam untuk shalat tahajud dilanjutkan dengan dzikir. Ada yang salah?
Tentu saja, ibadah itu bukan hanya shalat dan dzikir, kita juga perlu melakukan aktivitas lainnya yang masih dalam rangka ibadah lainnya. Banyak pilihan yang bisa kita lakukan, tanpa meninggalkan ibadah fardhu. Banyak kasus, ingin mengisi waktu luang dengan hal positif seperti olah raga, namun shalat dilupakan. Ini salah.

Membaca Dan Menuntut Ilmu

Cara mengisi waktu luang yang bernilai tinggi adalah membaca dan menuntut ilmu. Kita sudah mengetahui bagaimana pentingnya menuntut ilmu. Agama mengajarkan kepada kita untuk selalu menuntut ilmu. Ibadah menuntut ilmu memiliki kedudukan tinggi dalam agama. Bahkan termasuk pokok ibadah, sebab ibadah-ibadah lainnya bisa tidak berarti jika melakukannya tanpa ilmu.
Ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menuntut ilmu:
  1. Membaca buku, ebook, artikel, majalah, dan sebagainya.
  2. Menonton video pendidikan, seperti video produksi Zona Sukses.
  3. Mengikuti pelatihan
  4. Menghadiri seminar
  5. Belajar kepada ahlinya
  6. dan masih banyak cara lainnya.
Kita belajar apa? Banyak yang harus dan bisa kita pelajari. Pada dasarnya kita belajar agar ibadah kita diterima. Membaca buku bisnis juga ibadah, sebab mencari nafkah adalah ibadah. Niatkan selalu untuk beribadah. Namun, jangan sampai kita hanya menghabiskan waktu untuk belajar ilmu bisnis, sementara ilmu agama ketetaran. Keduanya harus kita pelajari dengan adil.

Berlatih

Aktivitas lainnya yang bernilai tinggi adalah berlatih. Apa yang perlu dilatih? Silahkan lihat tujuan dan program Anda. Bidang apa yang harus Anda kuasai dengan baik. Kita harus menjadi juara, harus menjadi yang terbaik, sehingga jika ada hal yang masih kurang, kita harus melatihnya sampai mahir dan menjadi yang terbaik. Terlepas Anda seorang karyawan, pebisnis, atau profesional, Anda harus berlatih agar menjadi yang terbaik.
Termasuk berlatih untuk kesehatan tubuh anda. Melatih konsentrasi, melatih kesabaran, dan banyak sekali latihan yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan kualitas diri Anda.
Semakin banyak berlatih, akan semakin berkualitas diri Anda. Bukankah ini cara mengisi waktu yang bernilai tinggi?

Silaturahmi

Mungkin kita sudah mengenal hadist ini:
Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya atau dikenang bekasnya (perjuangan atau jasanya), maka hendaklah ia menghubungkan silaturahmi.” (HR Muslim)
Ya, Anda bisa mengisi waktu luang Anda dengan bersilaturahim. Ini akan meluaskan rezeki kita. Diakui juga dalam dunia bisnis dan karir, networking adalah satu faktor penting dalam keberhasilan kita.
Namun jangan terjebak, dengan dalih silaturahmi, kita malah hanya ngobrol bahkan melakukan hal dosa. Tekadkan dalam diri, bahwa kita berniat silaturahmi, yaitu memberikan kasih sayang dengan cara memberikan manfaat dunia akhirat. Bukan membawa orang lain kepada perbuatan tercela atau sebaliknya kita yang terbawa arus. Bukan silaturahmi saat kita terjerumus pada perbuatan dosa.
Silahkan baca juga artikel sebelumnya: The Power of Silaturahmi

Bersama Keluarga Tercinta

Keluarga adalah fondasi untuk keberhasilan dalam bidang apa pun. Untuk bisnis, untuk karir, dan untuk dakwah harus ditunjang dengan keluarga yang kuat dan harmonis. Maka, salah satu aktivitas penting yang tidak boleh dilewatkan adalah kebersamaan dengan keluarga. Jangan dilupakan ini.
Kada ada orang, yang lebih mengutamakan teman untuk mengisi waktu luang, lebih memilih hobi seperti futsal dan memancing, namun jarang sekali bersama keluarga. Hobi adalah boleh selama tidak melenakan dan tidak mengabaikan serta meninggalkan keluarga.
Jika kita mencari kedamaian dan kesenangan, mengapa tidak dilakukan bersama keluarga?

ALLAH BERSAMA KITA

Langkah Awal Mendekatkan Diri Kepada Allah

Orang yang cerdas dan berpikiran sehat adalah mereka yang mengelola (me-manage) amal-amalnya sehingga semua kegiatan mereka menjadi sempurna.
Langkah awal yang harus diperhatikan oleh seorang hamba dalam ber-suluk adalah menyucikan dan mendidik nafs serta menyempurnakan akhlak. Bagi
seorang sâlik usaha penyucian nafs lebih utama dari pada memperbanyak ibadah sunah, seperti salat sunah, puasa sunah dan sejenisnya. Karena,
seorang hamba tidak layak menghadap Allah SWT dengan hati dan nafs yang kotor. Ia hanya akan melelahkan dirinya, sebab amal yang ia kerjakan
mungkin justru membawanya ke arah kemunduran.
Jika seseorang tidak menangani urusannya secara arif, maka dikhawatirkan ia akan tersesat dan mengalami kemunduran. Karena itu seseorang hendaknya selalu memelihara sir-nya (nurani) dan memanfaatkan waktu yang ia miliki. Jangan sekali-kali ia membiarkan hatinya kosong dari fikr (pemikiran) yang dapat melahirkan ilmu. Dan jangan sampai ia mengerjakan suatu perbuatan tanpa niat yang benar, karena niat adalah ruh amal.
Jika hati seseorang tidak mampu mewadahi fikr (pemikiran) yang dapat melahirkan ilmu dan niat-niat saleh, maka ia seperti hewan liar. Dalam keadaan demikian manusia akan terbiasa menghabiskan waktunya untuk melakukan perbuatan yang sia-sia dan bergaul dengan orang-orang bodoh. Ia akan melakukan berbagai perbuatan buruk dan tercela. Seorang yang berakal hendaknya sadar dan memelihara hatinya.
Ketahuilah, keadaan hati yang paling mulia adalah ketika ia selalu berhubungan dengan Allah SWT. Inilah landasan amal dan sumber perbuatan-perbuatan yang baik. Cara memakmurkan batin adalah dengan selalu
menghubungkan sir (nurani) dengan Allah SWT, sedangkan cara merusaknya adalah dengan selalu melalaikan-Nya. Jika hati seseorang telah memiliki
hubungan yang kuat dengan Allah SWT, ia dengan mudah dapat melakukan berbagai amal dan ketaatan yang bisa mendekatkannya kepada Allah.
Ketahuilah, bahwa hati itu bagaikan cermin, memantulkan bayangan dari semua yang ada di hadapannya. Karena itu manusia harus menjaga hatinya, sebagaimana ia menjaga kedua bola matanya.
Orang yang mengkhususkan diri untuk beribadah kepada Allah hendaknya tidak bergaul dengan orang-orang yang jahat, bodoh dan suka berbuat tercela, sebab perilaku mereka akan mempengaruhi hati dan memadamkan cahaya bashiroh-nya.
Seorang pencari kebenaran hendaknya memperhatikan segala sesuatu yang dapat memperbaiki hatinya. Untuk memperbaiki hati diperlukan beberapa
metode, di antaranya adalah dengan selalu mengolah fikr (pemikiran) untuk membuahkan hikmah dan asror, banyak berdzikir dengan hati dan lisan, dan juga dengan menjaga penampilan lahiriah: pakaian, makanan, ucapan, serta semua perilaku lahiriah yang memberikan pengaruh nyata bagi hati. Seorang
pencari kebenaran tidak sepantasnya mengabaikan hal ikhwal hatinya.

Jumat, 23 Oktober 2015

pergaulan zaman sekarang

 PERGAULAN BEBAS BISA JADI MBABLAS

Gaya hidup yang dipilih remaja cenderung memilih gaya hidup bebas atau lebih akrab dengan pergaulan bebas. Pergaulan bebas cenderung mengikuti gaya kehidupan orang asing, dimana orang bebas melakukan hal-hal yang diinginkannya tanpa memperhatikan norma dan aturan yang berlaku. Gaya hidupnya akrab sekali dengan fashion yang tidak menutup aurat, seks bebas, napza, dunia malam, dll. Berbeda dengan budaya timur yang masih menjujung tinggi norma dan aturan yang berlaku, serta masih mengenal hal yang tabu, jadi sering sekali kita (baca: saya dan Anda) mendengarkan ungkapan “jauhi pergaulan bebas”.
Jika saya beranggapan cara berpakaian anak remaja jauh dari sebutan sopan, tidak terlalu berlebihan tidak? Hal ini memang riil adanya memang sekilas busana yang dikenakan terlihat sopan, celana panjang jins dan t-shirt. Tapi coba Anda perhatikan lebih lama lagi busana yang mereka kenakan, dengan celana jins yang mepet dan t-shirt yang ketat, secara tidak langsung mereka memamerkan lengkuk tubuh mereka. Entah itu ketidak sengajaan karena efek yang ditimbulkan dari pakaian itu atau mereka memang ingin memamerkan lakuk tubuhnya. Jika saya megatakan pakaian anak kecil dan anak remaja sulit dibedakan, tidak terlalu kejam bukan? Karena Itu memang benar nyatanya. Selain tidak menutup aurat, gaya busana anak muda sekarang adalah main warna. Jika warna yang dipadukan serasi, saya rasa tidak akan ada nada tanggapan negtiv dari masyarakat, namun anak muda sekarang sering memadukan warna-warna yang tidak kontras, saya menyebutnya “ambrol radol” (baca: tidak bagus). Ini tidak hanya terjadi pada satu golongan saja, tapi hampir semua anak remaja bangga berbusana seperti itu. Tidak jarang penampilan mereka mengikuti sosok idola. Dengan menggunakan cara apapun mereka membeli barang-barang yang sama dengan idola mereka, meskipun barang itu tidak asli. Berbagai fahion baru tumbuh bagai cendawan, ada trend punk, funky, rappers, gengster, skinhead, grunge dan sebagainya. Trend demikian bukan hanya di kalangan kaum lelaki malah kaum perempuan. Demikian pula dengan model rambut yang lebih mengarah ke potongan yang aneh-aneh dari pada memilih gaya yang biasa saja. Ada yang mengikuti gaya potongan  ala jepang, artis korea, dll. Mereka lebih suka memilih gaya orang lain dari pada menyesuaikan dengan gaya mereka sendiri.  Rambut juga dicat warna-warni, meskipun aturan sekolah sudah melarangnya. Aturan seakan sudah tidak berlaku lagi bagi mereka. Selain itu banyak tindik dan tato dimana-mana, mereka tidak peduli dengan statusnya yang masih pelajar maupun mahasiswi.
 

pergaulan cermin tingkah laku??? Template by Ipietoon Cute Blog Design